UNM Hadirkan Inovasi Olahan Kemiri di Desa Onang Lewat Program Kosabangsa 2026 Bersama Unsulbar

MAJENE — Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menunjukkan kiprah nyata dalam pengabdian kepada masyarakat melalui peran strategisnya pada Focus Group Discussion (FGD) program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) 2026. Melalui kepakaran akademisi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), UNM bersinergi dengan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) untuk mengangkat potensi komoditas unggulan lokal di Desa Onang, Kabupaten Majene.

Dalam program pemberdayaan ini, Dr. Mohammad Wijaya, M.Si., akademisi dan pakar dari Jurusan Kimia FMIPA UNM, turun langsung sebagai Ketua Tim Pendamping. Kehadiran perwakilan UNM ini memberikan panduan strategis, transfer keilmuan, dan pendampingan teknologi bagi tim pelaksana dari Unsulbar yang diketuai oleh Zulkahfi, S.Hut., M.Hut. Sinergi ini dirancang untuk menghadirkan solusi inovatif yang dapat diaplikasikan langsung oleh masyarakat desa.

Sentuhan kepakaran UNM dalam Kosabangsa 2026 diwujudkan melalui serangkaian pelatihan teknologi tepat guna yang berfokus pada komoditas utama desa, yakni kemiri. Melalui pendampingan intensif, masyarakat Desa Onang diberikan pelatihan keterampilan untuk mengolah kemiri menjadi produk hilir bernilai ekonomi tinggi, seperti produksi bumbu kemiri kemasan dan ekstraksi minyak kemiri.

Lebih dari sekadar menciptakan produk, pendampingan dari tim Kimia FMIPA UNM juga mengedukasi masyarakat terkait penerapan konsep zero waste (bebas limbah) berbasis sains terapan. Limbah cangkang kemiri yang selama ini kurang dimanfaatkan, kini diolah melalui pelatihan pembuatan arang cangkang kemiri dan briket arang. Sentuhan teknologi inovatif ini mengubah limbah menjadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang memiliki nilai jual di pasaran.

Keterlibatan proaktif UNM sebagai tim pendamping dalam Kosabangsa 2026 ini merupakan bentuk nyata implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Melalui inovasi hulu ke hilir berbasis pemberdayaan ini, UNM bersama Unsulbar menargetkan terciptanya kemandirian ekonomi, terbukanya lapangan kerja skala rumah tangga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Onang secara berkelanjutan.

Translate »