Author: Ahmad Dahlan

  • Dorong Peningkatan Income Generate, Dekan FMIPA UNM Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D. Hadirkan Pendampingan Laboratorium Menuju Akreditasi ISO 17025:2017 dan Green Laboratory bersama MIPA Training Center UNPAD

    Dorong Peningkatan Income Generate, Dekan FMIPA UNM Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D. Hadirkan Pendampingan Laboratorium Menuju Akreditasi ISO 17025:2017 dan Green Laboratory bersama MIPA Training Center UNPAD

    Makassar, 20 Oktober 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar (FMIPA UNM) menggelar kegiatan Pendampingan Laboratorium Riset Menuju Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 dan Standarisasi Sertifikasi Laboratorium Pendidikan pada tanggal 13 hingga 20 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis fakultas untuk mewujudkan laboratorium yang hijau dan berkelanjutan (Green and Sustainable Laboratory) sejalan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs).

    Pendampingan selama delapan hari tersebut menghadirkan MIPA Training Center Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan narasumber utama Prof. Dr. Dikdik Kurnia, M.Sc., Ph.D., Ketua Laboratorium Terpadu FMIPA Unpad Bandung. Pengalaman Unpad dalam mengelola laboratorium terpadu yang terstandar menjadi rujukan penting bagi FMIPA UNM dalam membenahi tata kelola laboratoriumnya.

    Mendorong Laboratorium sebagai Sumber Income Generate

    Dekan FMIPA UNM, Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa pendampingan ini dilaksanakan untuk mendorong peningkatan income generate fakultas. Laboratorium yang terakreditasi ISO/IEC 17025:2017 memiliki pengakuan resmi atas kompetensi pengujian dan kalibrasinya, sehingga hasil ujinya dapat dipercaya oleh industri, instansi pemerintah, maupun masyarakat.

    Dengan pengakuan tersebut, laboratorium FMIPA UNM tidak hanya berfungsi sebagai sarana praktikum dan penelitian. Laboratorium juga dapat dikembangkan menjadi unit layanan pengujian yang profesional dan menjadi sumber pendapatan mandiri bagi fakultas dan universitas.

    Selain berbasis laboratorium pengujian, FMIPA UNM juga mengembangkan laboratorium jasa dengan memanfaatkan aset intelektual yang dimiliki fakultas. Keahlian dosen dan peneliti di bidang matematika, statistika, fisika, kimia, biologi, dan komputasi dikemas menjadi layanan konsultasi, analisis data, pelatihan, pengembangan perangkat lunak, hingga hilirisasi produk riset. Langkah ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan industri, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus memperkuat sumber pendapatan fakultas.

    Hasilkan 159 Dokumen Mutu dan Rencana Layanan Baru

    Pendampingan ini menghasilkan 21 dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP), 48 dokumen Instruksi Kerja, dan 90 formulir pengujian untuk Laboratorium Pengujian. Total 159 dokumen mutu tersebut menjadi fondasi sistem manajemen laboratorium yang dipersyaratkan dalam ISO/IEC 17025:2017.
    Selain itu, disepakati bahwa ke depan Laboratorium Pengujian pada Laboratorium Terpadu FMIPA UNM akan membuka layanan pengujian untuk 15 komoditas dengan 45 parameter uji. Sementara itu, Laboratorium Jasa akan menawarkan 51 jenis pelatihan yang dikembangkan dari keahlian dosen dan peneliti FMIPA UNM. Kedua layanan ini diharapkan menjadi motor utama peningkatan income generate fakultas.

    Menuju Laboratorium Hijau dan Berkelanjutan

    Selain menyasar akreditasi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya laboratorium yang ramah lingkungan. Pengelolaan bahan kimia dan limbah yang bertanggung jawab, penghematan sumber daya, serta budaya kerja yang aman menjadi bagian dari kontribusi FMIPA UNM terhadap pencapaian SDGs, khususnya dalam pendidikan berkualitas, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta inovasi dan infrastruktur.

    Melalui pendampingan ini, FMIPA UNM menargetkan laboratorium riset dan laboratorium pendidikan di lingkungannya semakin siap mengajukan akreditasi ISO/IEC 17025:2017. Fakultas juga berharap kerja sama dengan MIPA Training Center Unpad dapat berlanjut sehingga FMIPA UNM mampu memiliki laboratorium yang unggul, terstandar, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

  • Dekan FMIPA UNM, Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D. Dorong Optimalisasi Pengelolaan Jurnal Ilmiah Menuju Akreditasi Nasional dan Internasional

    Dekan FMIPA UNM, Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D. Dorong Optimalisasi Pengelolaan Jurnal Ilmiah Menuju Akreditasi Nasional dan Internasional

    Makassar – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat tata kelola publikasi ilmiah dengan menggelar kegiatan strategis peningkatan mutu jurnal. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 16–18 Oktober 2026, di Hotel Remcy Makassar. Dekan FMIPA UNM, Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., menegaskan pentingnya optimalisasi pengelolaan jurnal berbasis Open Journal System (OJS) agar karya ilmiah dosen, peneliti, dan mahasiswa berdampak luas serta naik peringkat akreditasi nasional.

    “Jurnal adalah jantungnya perguruan tinggi. Reputasi sebuah fakultas tidak hanya dilihat dari jumlah mahasiswanya, tetapi dari seberapa besar sains yang dihasilkan dan dipublikasikan,” tegas Prof. Suwardi Annas.

    Ia menambahkan bahwa saat ini FMIPA UNM mengelola 22 jurnal ilmiah. “Ini adalah potensi besar. Namun tantangan kita adalah bagaimana jurnal-jurnal ini tidak hanya terbit, tetapi naik kelas,” ujarnya.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, FMIPA UNM menghadirkan Ketua Tim Jurnal dan Inovasi Direktorat Saintek Kemdiktisaintek RI, Rizky Prasetya, S.Kom., M.Pd., sebagai narasumber utama untuk memberikan pendampingan teknis dan arah kebijakan baru terkait akreditasi jurnal ilmiah.

    Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Wakil Ketua Pengurus Relawan Jurnal Indonesia (RJI), Muh. Ilham Bakhtiar, M.Pd., serta Dewan Pengawas Relawan Jurnal Indonesia, Dr. Ir. Ramlan Mahmud, M.Pd., IPM. Kehadiran keduanya turut memperkaya materi pendampingan, khususnya dalam berbagi praktik baik pengelolaan jurnal, penguatan jejaring pengelola jurnal, serta strategi peningkatan kualitas terbitan ilmiah secara berkelanjutan.

    Prof. Suwardi Annas menyampaikan bahwa pengelolaan jurnal yang rapi dan terakreditasi bereputasi merupakan kunci agar karya akademis tidak hanya berhenti pada syarat administrasi, melainkan menjadi rujukan ilmiah yang diakui secara luas.

    “Workshop ini tidak hanya belajar teknis OJS, tetapi kita belajar membangun ekosistem. Bagaimana manajemen naskah yang baik, bagaimana menjaga etika publikasi, bagaimana meningkatkan sitasi, dan bagaimana membangun jejaring reviewer yang berkualitas,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Prof. Suwardi Annas memaparkan tiga tujuan utama workshop ini. Pertama, menyamakan standar pengelolaan jurnal di FMIPA UNM. Kedua, mendorong percepatan akreditasi SINTA untuk semua jurnal. Ketiga, menyiapkan roadmap jurnal FMIPA menuju jurnal internasional.

    Melalui kegiatan ini, jajaran pengelola jurnal di lingkungan FMIPA UNM didorong untuk membenahi standar manajemen OJS, proses peer review yang kredibel, serta pemenuhan indikator penilaian akreditasi SINTA hingga membuka peluang menembus kriteria akreditasi internasional.

  • 15 Jurnal FMIPA UNM Didorong Naik Kelas: Prof. Suwardi Annas, Ph.D., Canangkan Roadmap Menuju Akreditasi Nasional Bereputasi hingga Internasional

    15 Jurnal FMIPA UNM Didorong Naik Kelas: Prof. Suwardi Annas, Ph.D., Canangkan Roadmap Menuju Akreditasi Nasional Bereputasi hingga Internasional

    MAKASSAR — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat kualitas publikasi ilmiah melalui Workshop dan Coaching Clinic Pengelolaan Jurnal Ilmiah Berbasis Open Journal Systems (OJS) Menuju Akreditasi Nasional Bereputasi.

    Kegiatan yang diikuti para pengelola jurnal di lingkungan FMIPA ini dibuka oleh Dekan FMIPA UNM, Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D. Dalam arahannya, Prof. Suwardi menegaskan bahwa pengelolaan jurnal harus dilakukan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.

    “Buat matriks yang memperlihatkan timeline pengelolaan jurnal agar target bereputasi nasional bisa kita capai seluruhnya,” tegas Prof. Suwardi.

    Menurutnya, FMIPA memiliki 15 jurnal yang harus didorong bersama untuk mencapai standar akreditasi nasional. Karena itu, setiap pengelola jurnal perlu memiliki peta jalan yang jelas, mulai dari pembenahan tata kelola, peningkatan kualitas artikel, penguatan proses peer review, hingga optimalisasi pengelolaan berbasis OJS.

    Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph. D. juga membuka peluang agar capaian jurnal FMIPA tidak berhenti pada tingkat nasional. “Insya Allah bisa mencapai target dan sebisa mungkin dapat mencapai akreditasi internasional,” ujarnya optimistis.

    Untuk memperkuat pemahaman teknis para pengelola jurnal, kegiatan dilanjutkan dengan coaching clinic yang menghadirkan Dr. Ir. Ramlan Mahmud, M.Pd. sebagai narasumber. Sesi berlangsung interaktif. Para pengelola jurnal tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga diajak membedah dan memetakan persoalan jurnal masing-masing secara langsung.

    Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari manajemen OJS, standar dan alur peer review, tugas editor dan reviewer, kualitas naskah, konsistensi penerbitan, hingga kesiapan jurnal menghadapi proses akreditasi.

    Diskusi berlangsung dinamis karena peserta dapat membawa persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan jurnal untuk kemudian dibahas dan dicarikan solusi bersama. Dengan pola ini, coaching clinic menjadi ruang evaluasi sekaligus penyusunan langkah konkret bagi masing-masing jurnal.

    Melalui kegiatan ini, FMIPA UNM mendorong agar 15 jurnal tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bergerak dalam satu ekosistem peningkatan mutu. Target tersebut akan diperkuat melalui penyusunan matriks timeline, sehingga setiap jurnal memiliki tahapan kerja, target, dan evaluasi yang jelas.

    Semangat yang dibangun bukan hanya mengejar status akreditasi, tetapi menciptakan budaya publikasi ilmiah yang konsisten dan berkualitas. “Jangan berhenti berkarya, insya Allah Tuhan akan merestui,” pesan Prof. Suwardi.

    Pesan tersebut menjadi penutup sekaligus penyemangat bagi para pengelola jurnal untuk terus berbenah, berkarya, dan membawa jurnal FMIPA UNM menuju akreditasi nasional bereputasi, bahkan membuka peluang menuju reputasi internasional.