MAKASSAR 18 Juni 2026 – Perjuangan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam mewujudkan reformasi birokrasi memasuki babak penting. Hari ini, Tim Zona Integritas (ZI) WBK/WBBM FMIPA UNM telah selesai melaksanakan tahap Wawancara dan Evaluasi bersama Tim Penilai Internal dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Itjen Kemdiktisaintek) RI.
Agenda krusial ini menjadi momen pembuktian setelah lima tahun lalu FMIPA resmi diluncurkan dan berkomitmen penuh sebagai pelopor pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Universitas Negeri Makassar.


Dalam sesi wawancara yang berlangsung dinamis tersebut, Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D dalam hal ini Ketua Pembangunan Zona Integritas FMIPA UNM memaparkan berbagai capaian, inovasi layanan, serta konsistensi implementasi enam area perubahan reformasi birokrasi yang telah berjalan selama setengah dekade terakhir. Beliau juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam agenda hari ini. Beliau menegaskan bahwa proses ini mencerminkan komitmen nyata seluruh civitas akademika dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.


“Alhamdulillah, tahap wawancara oleh Itjen Kemdiktisaintek RI telah selesai kita laksanakan hari ini dengan lancar. Ini adalah buah dari konsistensi kita selama lima tahun terakhir dalam menanamkan budaya integritas di FMIPA. Kami optimis hasil evaluasi ini akan memberikan umpan balik yang positif bagi institusi,” ungkapnya.
Langkah Menuju KemenPAN-RB
Setelah tuntasnya tahap wawancara di tingkat kementerian ini, FMIPA UNM kini menaruh harapan besar untuk melangkah ke level nasional. Hasil dari evaluasi internal oleh Itjen Kemdiktisaintek RI ini nantinya akan menjadi dasar rekomendasi agar FMIPA UNM dapat diusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI.
Seluruh civitas akademika berharap FMIPA UNM dapat segera ditetapkan secara resmi sebagai institusi berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Pencapaian ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi fakultas, melainkan juga menjadi pemantik dan role model bagi unit kerja serta fakultas lainnya di lingkungan Universitas Negeri Makassar dalam membangun ekosistem kampus yang bersih dari korupsi dan prima dalam melayani. (HUMAS/FMIPA)

