MAKASSAR — Stigma “Fakultas Horor” yang kerap disematkan pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kini mulai terbantahkan. Pada wisuda periode Juni 2026, FMIPA UNM berhasil menorehkan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) yang melampaui 90%, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa fakultas ini mampu mengantarkan mahasiswanya menyelesaikan studi tepat waktu dalam jumlah yang signifikan.
Dari total 140 wisudawan yang diluluskan pada periode ini — terdiri dari 99 lulusan Strata 1 (S1), 37 lulusan Strata 2 (S2), dan 4 lulusan Strata 3 (S3) — sebanyak 91 orang dari angkatan 2022 atau sekitar 92% berhasil menyelesaikan studi dalam kurun waktu kurang dari 4 tahun. Data ini menjadi sinyal kuat bahwa FMIPA UNM berhasil meningkatkan kualitas layanan akademiknya.
Tiga Bintang Wisuda: Prestasi yang Menginspirasi
Tak sekadar angka kelulusan, FMIPA UNM juga melahirkan wisudawan-wisudawan terbaik yang menjadi kebanggaan institusi. Pada jenjang S1, mahasiswi Program Studi Statistika, Meyrna Vidya Shanty, S.Stat., berhasil meraih predikat Cumlaude dengan IPK membanggakan 3,98. Putri dari Bpk. Muh. Jabal Arfah dan Ibu Hadijah Baso, S.PT. ini menyelesaikan studinya hanya dalam 3 tahun 8 bulan di usia 22 tahun. Tidak hanya unggul secara akademik, Meyrna juga telah menghasilkan 3 artikel ilmiah yang terpublikasi di jurnal Sinta 3, menjadikannya wisudawan yang produktif secara riset.
Di jenjang Magister, Program Studi Statistika kembali bersinar melalui Siti Choirotun Aisyah Putri, M.Stat., yang meraih IPK sempurna 4,0 dengan predikat Cumlaude. Luar biasanya, perempuan berusia 25 tahun 6 bulan ini hanya membutuhkan 1 tahun 8 bulan untuk menyelesaikan program S2-nya. Selama masa studi, ia telah menghasilkan karya ilmiah yang tersebar di berbagai jurnal bergengsi: 1 artikel di Sinta 2, 4 artikel di Sinta 3, 2 artikel di Sinta 4, 1 artikel di Scopus Q4, serta 2 karya HAKI.
Sementara itu, pada jenjang Doktoral, Dr. Fahruh Juhaevah, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Matematika tampil sebagai wisudawan terbaik S3 dengan IPK 4,0 dan predikat Cumlaude. Doktor berusia 34 tahun 2 bulan ini menuntaskan program doktoralnya dalam 2 tahun 8 bulan, seraya menghasilkan publikasi di Scopus Q4, prosiding AIP Konferensi Scopus Q4, serta jurnal Sinta 3. Tiga karya tambahan turut memperkaya rekam jejaknya, di antaranya riset tentang penggunaan media pembelajaran dalam pengembangan kemampuan numerasi dini dan pembelajaran matematika berbasis desain didaktis.
Komitmen Transformasi Akademik
Capaian AEE di atas 90% ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan nyata dari transformasi akademik yang tengah bergulir di FMIPA UNM. Berbagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran, bimbingan akademik yang lebih intensif, serta budaya riset yang semakin kuat menjadi fondasi keberhasilan ini.
Dengan rata-rata IPK lulusan S1 sebesar 3,70 dan tingkat kelulusan Cumlaude mencapai 87%, FMIPA UNM membuktikan bahwa standar akademik yang tinggi bukan penghalang, melainkan motivasi. Prestasi para wisudawan terbaik—dari S1 hingga S3—yang semuanya meraih predikat Cumlaude dengan IPK di atas 3,98 bahkan sempurna 4,0, menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika.
FMIPA UNM telah membuktikan: label “fakultas horor” sudah saatnya diganti dengan “fakultas prestasi.”

